Copyright © Gradasi Cerah
Design by Dzignine
Rabu, 28 November 2012

Mencoba menjawab pertanyaan : Tujuan?



Tujuan adalah titik dimana kita mengarahkan segala upaya dan aktivitas kita untuk mewujudkannya.
Tulisan ini dilatarbelakangi pertanyaan salah seorang senior dan mentor ku setelah aku "gagal" dalam proses rekrut PT. HM Sampoerna (Philip Morris). Ia menanyakan padaku, "Intan,sebenarnya apa tujuanmu?" Kalau boleh aku artikan,maksud tujuan disini adalah secara duniawi,ingin jadi apa aku 5-10tahun mendatang.
Baiklah..
Ketika aku membayangkan,apa yang aku inginkan di masa depanku,yang terbayang adalah seorang ibu yang baik bagi keluarga.
Pengertian ini aku jabarkan sebagai berikut :
1. Peranku yang baik sebagai istri.
Karena hal ini, maka aku pun ingin memiliki pasangan yg baik secara logika dan spiritual. Aku ingin menjadi seseorang yang mendukungnya dalam keadaan apapun. Maka dari itu, kemampuan ku pun tidak bisa hanya "sekedar". Aku percaya bahwa semesta akan mempertemukan kita dengan lawan yang sebanding. Semakin kita memperbaiki diri,maka kita pun akan dipertemukan dengan yang baik.
Memperbaiki diri  disini dapat diwujudkan dengan menambah ilmu pengetahuan (sekolah lanjutan),ataupun dengan melakukan aktivitas positif dan produktif.
2. Menjadi Ibu yang baik bagi keturunanku kelak.
Semakin aku besar, aku meyakini pengertian ibu yang baik tidaklah sederhana. Untuk mendidik dan menghasilkan generasi yang baik, maka sang pendidik juga harus berkualitas. Kualitas sebagai ibu yang baik menuntut kita kaum perempuan untuk selalu meningkatkan kemampuan. Baik itu secara ilmu, pengalaman, juga ke-Tuhan-an.
Dengan dua tujuan di atas, secara riil nya, aku tidak membatasi apapun jalurnya. Pekerjaan yang aku jalani saat ini membuatku cukup belajar,baik secara ilmu maupun sosialisasi. Hanya saja,pun aku mngharapkan secara materi, itu bisa memenuhi. Kebutuhanku akan materi tidak membayangkan hasil "berlebihan". Kemapanan yang aku harapkan adalah dicapai dari usaha dan pelajaran,sehingga apa yang aku yakini tidak hilang di tengah jalan. Kesanggupan berbagi kepada yang membutuhkan, kesanggupan membiayai pendidikan baik keluarga atau keturunan merupakan hal penting yang ingin aku wujudkan. Kemapanan tak lengkap tanpa ada ilmu yang mumpuni. Ilmu adalah saka bagi kehidupan. Menuntut ilmu lanjutan pun aku inginkan. Sekolah setara S2 jurusan Psikologi adalah yang bisa aku bayangkan sekarang.
Bicara mengenai kegagalan yang baru saja aku alami, itu pelajaran berharga. Aku terpukul? Iya :) Aku kecewa? Iya :) Tapi aku yakin, ada rencana lebih baik di balik ini. Kiranya hal tadi tidak sejalan dengan apa yang jadi tujuan, maka berarti aku harus lebih cermat dan bijak lagi dalam merencanakan langkah hidupku. Untuk kedepan, tentu bimbingan para rekan dan senior sangat aku harapkan.. ^^
Untuk siang ini, sekian..

0 komentar:

Posting Komentar