Akhirnya, tiba kembali saat
pergantian tahun. Di blog ini setidaknya ada 12 tulisan mengenai gambaran
pemikiran yang terjadi selama setahun ke belakang. Well..
Kilas balik
2103.. awal tahun 2013 diwarnai dengan pengalaman bekerja di Solo, berkelana
dengan peta manual, hehe.. itu mengajari saya untuk tidak takut berpegang pada
peta dan petunjuk tertulis. Memasuki bulan ke empat, saya kembali rutin hinggap
di warung kopi seperti dulu lagi. Tentu saja kali ini ada perbedaan. Saya sudah
lebih mengenal diri saya, sepenuhnya sadar untuk apa saya datang menghabiskan
waktu disana, untuk bertemu siapa, dan keperluan apa.
Berawal dari
kembalinya kebiasaan itu pula, pelajaran-pelajaran baru berdatangan, mulai dari
rumitnya pertemanan, melanjutkan belajar mengenai manusia, memahami orang, menarik
kembali rentang kesabaran, menguji kembali tingkat kemampuan diri dalam
berjuang, termasuk pertemuan tak disangka dengan partner saya saat ini..hehe..
^^v
Memasuki
pertengahan tahun, cobaan dan kebahagian datang dan berjalan beriringan. Saya
benar – benar menikmati perjalanan bulan Juni 2013 hingga akhir tahun ini.
Ibarat pada awal tahun adalah penulisan soal ujian, pertengahan hingga akhir
tahun ini saya mulai dan masih berproses menuliskan jawaban. Namun yang menarik
dari tahun sebelumnya, di tahun ini saya merasa memiliki dan mengerti
rumus-rumus untuk menyelesaikan soal – soal yang ada. Walaupun seperti ujian
pada umumnya, saya belum tau apakah rumus yang saya gunakan itu benar atau
tidak, tapi saya yakin akan dapat menyelesaikan soal tersebut dengan jawaban
yang baik menurut saya.
Akhir Oktober
2013, gerbang baru dalam hidup saya kembali terbuka dengan perpindahan tempat
kerja dari dunia media lokal ke salah satu usaha milik Negara dengan skala yang
cukup besar. Jujur saja, ini masih mengejutan saya hingga sekarang. Terkadang,
saya merasa masih di ambang antara sadar dan tidak sadar dalam menjalani proses
keseharian di tahap pendidikan ini. Tepat saat menuliskan ini, saya berposisi
di Bogor, sedang menjalani tahap pembidangan dengan karantina 3 bulan. Cukup
melelahkan bagi saya yang memiliki kebiasaan “berkeliaran” setiap hari -
sepanjang hari – sepanjang tahun, hehe.. ^^’
Dari cerita di
atas, bisa dikatakan bahwa saya sangat bersyukur akan 2013 ini. Saya sepenuhnya
bahagia dengan yang saya alami dan proses apa yang telah saya lalui, dan tentu
saja hal apa yang saya raih. Di akhir tahun ini, saya merasa mengalami momen
dimana saya menoleh ke belakang dan menyadari apa saja yang telah saya lalui,
dan dimana saat ini saya berada. Menurut saya, perasaan paling menyenangkan
mengenai akhir tahun dan evaluasinya adalah hal demikian, apalagi jika
seseorang telah menempuh begitu banyak, dan merasa berjarak begitu jauh dengan
dirinya di awal tahun atau tahun sebelumnya. Hal itu menandakan seseorang telah
berhasil mencapai sesuatu, menjadi dirinya yang sekarang, lebih baik dan lebih
berarti dalam menjalani hidupnya dibanding dulu.
Selamat tinggal 2013 J

0 komentar:
Posting Komentar